Berita Teknologi seputar Harga, Review, dan Spesifiaksi Handphone serta Gaya Hidup

Tuesday, November 4, 2014

Topologi jaringan tree

Bagi pecinta dunia Teknologi jaringan, pasti tidak asing dengan topologi tree. Topologi jaringan Tree lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan Topologi pohon , karena memang mirip dengan struktur pohon. Dilihat dari kombinasi jaringanya, Topologi jaringan Tree merupakan kombinasi dari topologi jaringan bintang/star dan topologi jaringan bus. Topologi ini terdiri dari beberapa kumpulan Topologi Star yang dihubungkan dalam satu Topologi Bus sebagai jalur backone. Dalam penggambaran topologi jaringan tree, beberapa komputer/node akan dihubungkan ke satu hub, dan komputer-komputer yang lainnya juga dihubungkan ke hub yang lain, kemudian antar hub dihubungkan sebagai jalur tulang punggung. Berikut gambar topologi jaringan tree :
Topologi jaringan Tree
Topologi jaringan Tree layout

Topologi jaringan Tree
Gambar Topologi jaringan Tree

Topologi jaringan Tree
Contoh Topologi jaringan Tree

Topologi jaringan tree sering juga disebut dengan topologi jaringan bertingkat atau topologi herarki. Topologi jenis ini cocok untuk digunakan pada sistem jaringan yang membutuhkan ukuran besar seperti perkantoran, Universitas dan lain-lainya. Biasanya dalam topologi jenis ini mempunyai beberapa tingkatan jaringan-jaringan, jaringan yang berada pada level yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang memiliki level yang lebih rendah. Untuk lebih memahami Topologi jaringan Tree, anda harus memahami dahulu Topologi Bus dan Topologi Bintang.

Kelebihan Topologi Jaringan Tree:
  1. Mudah untuk perluasan jaringan dengan mudah yakni dengan menambahkan level-level baru dibawah level utama atau menambahkan node baru pada level-level dibawah level utama.
  2. Mudah untuk menemukan masalah yang ada pada jaringan dan mengisolasinya agar tidak menggangu jaringan yang lain.
  3. Mudah dikelola karena terdiri dari beberapa jaringan star.
  4. Koneksi data secara point to point.
  5. Tipe jaringan ini banyak di support oleh berbagai hardware dan software dari berbagai penyalur.
 Kelemahan Topologi Jaringan Tree:
  1. Tidak cocok untuk jaringan skala kecil karena bisa boros kabel.
  2. Sulit untuk maintenance dan konfigurasi jaringan jika area terlalu luas.
  3. Panjang jaringan tergantung pada jenis kabel yang digunakan.
  4. Jika kabel utama/backbone rusak, maka seluuh jaringan akan down.
  5. Jika sentral root mengalami gangguan makan semua jaringan akan mengalamu gangguan.
Contoh Merancang Topologi jaringan tree

Topologi jaringan Tree paling sedikit memiliki 3 tingkat /
  1. Sentral Root sebagai sentral induk ( level 1 / utama ) terhubung ke satu atau dua sentral cabang ( Sentral Cabang level 2). 
  2. Sentral cabang level 2 terhubung ke satu atau dua sentral cabang ( Sentral cabang level 3).
  3. Node pada setiap level disebut node perifer atau disebut juga end device berupa berbagai peralatan TIK seperti komputer, printer, faximile dll
Untuk komunikasi data pada topologi jaringan tree, contohnya apabila ada node level 3 yang mengirimkan data ke node di level 2, makan jalur datanya node di level 3 menuju ke sentral cabang level 3 dikirimkan lagi ke sentral cabang level 2 kemudian baru disampaikan ke node di level 2. Untuk membuat topolog jaringan tree sangat mudah karena sistem jaringan ini sudah sangat populer di dunia IT saat ini. Beberapa vendor pun sudah banyak yang mensupport apabila ingin membangun sebuah sistem jaringan komputer dengan topologi jaringan tree.

Topologi jaringan tree Rating: 4.5 Diposkan Oleh: oki safa

0 komentar:

Post a Comment